Partai Bertindak, Korban NR Diduga Lebih Dari Satu
LOMBOK TENGAH – Dugaan penipuan jual beli Pokir yang melibatkan salah seorang oknum anggota DPRD Lombok Tengah inisial NR masih jadi perbincangan hangat. Begitupun para petinggi partai tempat dewan tersebut bernaung, mulai cari solusi.
Salah seorang petinggi partai inisial A yang tidak mau terlalu dikenal mengaku tidak habis pikir dengan perilaku anggotanya itu. Menurutnya, tindakan NR sudah sangat fatal dan sangat merusak nama partai yang membesarkan namanya.
Celakanya kata A, berdasarkan informasi dari intelejen dengan jam terbang tinggi, pihaknya memperoleh informasi bahwa korban NR diduga cukup banyak. Dan modus yang dijalankan nyaris sama yakni dengan menjanjikan proyek.
Terkait hal ini pihaknya pun telah memanggil NR. Yang mana yang bersangkutan mengaku sudah tidak sanggup lagi mengembalikan uang-uang tersebut sembari menceritakan penderitaan yang ia alami.
Terlepas dari semua itu, apapun alasannya NR menurutnya harus tetap bertanggunguawab. Jika tidak ada kejelasan, pihaknya pun berjanji akan mengambil tindakan tegas kepada yang bersangkutan.
Sementara itu, salah seorang LSM yang nyambi jadi kontraktor kecil-kecilan kepada kabarlombok.id, Jumat (19/06/2026) mengaku hampir kena tipu NR.
Beberapa hari lalu ia mengaku diminta NR menyetor uang Rp 20 juta. Ia mengaku dijanjikan proyek di APBD Perubahan tahun 2026 ini.
” Kalau saja hari itu kedelai saya sudah dibayar, mungkin saya akan langsung transfer. Apalagi sekarang musim sulit. Memang sih kalau tidak ngefee kita tidak mungkin dapat proyek,” bebernya.
Tidak itu saja, ia ragu karena beberapa malam sebelumnya ia mengaku mimpi rumahnya disapu banjir bandang. Beruntung dalam mimpi itu ia bisa berpegangan di ranting pohon sehingga nyawanya terselamatkan.
” Mungkin ini arti mimpi semalam. Tuhan masih melindungi saya,” pungkasnya. (Bersambung)






