LOMBOK TENGAH – Sepakterjang anggota DPRD Lombok Tengah NR benar-benar merusak citra Partai Golkar yang menaunginya.
Seakan tidak ada habisnya, korban dugaan penipuan NR terus bermunculan. Beberapa diantara mereka mendesak Wakil Bupati HM.Nursiah selaku Ketua DPD II Golkar Lombok Tengah segera memecat yang bersangkutan dari jabatannya karena dianggap sudah tidak layak dipertahankan. Sejumlah pegiat LSM juga menyuarakan hal yang sama.
Menurut mereka, perilaku NR yang kerap mengambil uang di masyarakat terutama dengan mengatasnamakan program DPRD Lombok Tengah, sangat memalukan. Terutama bagi Partai Golkar, tindakan NR tersebut merupakan salah satu tamparan bahkan aib yang sangat menjijikkan.
Tidak hanya dipecat dari partai, menurut mereka NR sudah layak diseret ke penjara karena sudah sangat merugikan masyarakat. Tidak hanya satu, korban NR diduga mencapai puluhan orang.
Dalam hal ini, ketegasan HM.Nursiah selaku ketua DPD II Golkar Lombok Tengah diuji. Apakah Nursiah berani menegakkan aturan atau justeru memilih mengorbankan partainya dan kepercayaan masyarakat demi melindungi seorang NR.
” Kalau saya jadi Ketua DPD II Golkar, sudah saya sikat. Apa yang diharapkan dari kader bermasalah seperti ini. Mau harapkan dukungan keluarganya di Pilkada, jangan mimpi. Buktinya di Pilkada kemarin pak Nursiah dilawan,” kata salah seorang tokoh masyarakat yang enggan dipublikasikan namanya.
Untuk itu mereka berharap kepada Ketua DPD II Golkar Lombok Tengah berpikir jernih dalam menyikapi persoalan ini. Jangan sampai karena ulah satu oknum dewan, semua kena masalah.
Terkait hal ini, pihaknya akan segera bersurat ke DPD I dan DPP Golkar agar persoalan ini benar-benar diatensi.
Sementara itu Ketua DPD II Golkar Lombok Tengah, HM.Nursiah mengaku banyak menerima laporan terkait sepakterjang NR.
Pihaknya pun berjanji akan segera mengambil tindakan tegas. Namun sebelum berproses di partai, persoalan NR terlebih dahulu harus melalui proses di Badan Kehotmatan (BK) DPRD Lombok Tengah. (Dar)






