LOMBOK TENGAH – Dugaan penyelewengan dana makan minum (Mamin) di Puskesmas Kopang yang dikeluhkan sejumlah pihak selama ini ternyata tidak sesuai dengan fakta di lapangan.
Selasa (01/04/2026), Kabarlombok.id melakukan wawancara khusus dengan pasien. Alhasil, pasien di Puskesmas Kopang mengaku bahwa jatah makan minum mereka selama dirawat sangat terjamin.
Raisah, salah seorag keluarga pasien menuturkan, jatah makan minum diberikan tiga kali sehari yani pagi, siang dan malam. Makanan yang diberkan pun sagat bergizi dengan varian berbda setiap harinya. ” Alhamdulillah selama tiga hari anak saya dirawat, jatah makan tidak pernah telat. Anak saya juga senang dengan makanan di Puskesmas ini,” kata Raisah.
Semetara itu petugas dapur mengungkapkan bahwa makanan yang diberikan untuk pasien rawat inap sudah sesuai menu harian yang ada. Yang mana menu yang diberikan tersebut harus memenuhi standar. Begitu juga dengan bahan baku makanan seperti sayur, daging dan buah, harus benar-benar segar. Untuk itu pihaknya menjamin apa yang dikeluhkan tersebut tidak benar.
” Kalau ada yang meragukan kwaitas makanan yang kami berikan, silahkan bisa dicek langsung ke dapur,” katanya.
Sementara itu Kepala Puskesmas Kopang, Dwi Juniarti enggan mengaku tidak keneratan dengan tuduhan yang dialamatkan kepadanya tersebut. Alih alih marah, ia justeru mengapresiasi masyarakat yang mau membrikan kritik semacam ini sebagai bahan evaluasi kedepan dalam melakukan pembenahan dan meningkatkan pelayanan. Hanya saja kata dia, kritikan tersebut harus disertai bukti dan alasan yang kuat.
” Janganlah sedikit dikit diposting di medsos atau panggil media. Kalau ada sikap dan pelayanan kami yang dinilai kurang, telphone tiang atau petugas disini pasti langsung kami selesaikan.,” pungkasnya. (dar)





