LOMBOK TENGAH – Komisi III DPRD Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) kembali menyoroti pembagunan infrastruktur di beberapa wilayah Lombok Tengah.
Sekretaris Komisi III DPRD Loteng, Ki Agus Azhar menyatakan tidak sekadar menilai capaian, pihaknya juga menyoroti sejumlah aspek krusial dalam pelaksanaan proyek. Di antaranya adalah kualitas pekerjaan di lapangan, ketepatan waktu penyelesaian proyek, serta kesesuaian antara perencanaan awal dengan realisasi anggaran.
“Hal ini dianggap penting guna memastikan setiap program berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.
Selain itu, isu pemerataan pembangunan turut menjadi fokus utama pembahasan. Pihaknya menekankan pentingnya distribusi pembangunan yang adil, khususnya bagi wilayah pedesaan dan daerah yang masih mengalami keterbatasan aksesibilitas.
“Infrastruktur yang merata diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas,” jelasnya.
Berbagai kendala yang dihadapi mitra kerja di lapangan juga diangkat secara terbuka. Mulai dari persoalan teknis pelaksanaan proyek, lemahnya pengawasan, hingga tantangan dalam menjaga efisiensi penggunaan anggaran. Diskusi berlangsung dinamis, dengan masing-masing pihak menyampaikan pandangan serta solusi atas berbagai permasalahan yang ada.
Sebagai hasil dari pembahasan, Komisi III merumuskan sejumlah rekomendasi strategis yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas pembangunan infrastruktur di masa mendatang. Rekomendasi tersebut diharapkan dapat menjadi acuan bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran dan berorientasi pada hasil.
Melalui rapat konsultasi ini, Komisi III menegaskan komitmennya untuk terus mengawal jalannya pembangunan daerah. Sinergi antara legislatif dan eksekutif dinilai menjadi kunci utama dalam mewujudkan pembangunan yang efektif, efisien, dan berkelanjutan di Kabupaten Lombok Tengah.
“Dengan pengawasan yang kuat dan kolaborasi yang solid, diharapkan pembangunan infrastruktur tidak hanya berjalan sesuai rencana, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata serta mendorong kemajuan daerah ke arah yang lebih baik,” harapnya. (Dar)






