LOMBOK TENGAH – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lombok Tengah, H. Lalu Sarjana, menghadiri kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2027 yang digelar pada Rabu, 8 April 2026 di Hotel Swiss-Belcourt Lombok.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Lombok Tengah H. Lalu Pathul Bahri, S.IP., MAP., Wakil Bupati Lombok Tengah Dr. H.M. Nursiah, S.Sos., M.Si., jajaran Forkopimda, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), akademisi, serta berbagai unsur masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, H. Lalu Sarjana menegaskan bahwa Musrenbang bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan ruang demokrasi pembangunan yang mempertemukan gagasan, aspirasi, dan harapan masyarakat dengan arah kebijakan pemerintah daerah.
Sebagai lembaga perwakilan rakyat, lanjutnya, DPRD Kabupaten Lombok Tengah memiliki tanggung jawab moral dan konstitusional untuk memastikan bahwa setiap kebijakan pembangunan mencerminkan aspirasi masyarakat.
Melalui mekanisme reses, kunjungan kerja, serta interaksi langsung dengan masyarakat di daerah pemilihan, DPRD Lombok Tengah telah menghimpun dan merumuskan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Tahun 2027.
Ia mengungkapkan bahwa total usulan masyarakat yang terhimpun dalam Pokir DPRD mencapai 2.942 usulan. Jumlah tersebut menjadi indikator tingginya ekspektasi masyarakat terhadap pembangunan daerah.
Adapun rincian usulan tersebut meliputi sekitar 528 usulan di bidang infrastruktur, 283 usulan di bidang pendidikan, 54 usulan di bidang kesehatan, 201 usulan di bidang ekonomi dan UMKM, serta 1.876 usulan di bidang lainnya.
Menurutnya, data tersebut menunjukkan bahwa masyarakat masih sangat membutuhkan pembangunan infrastruktur dasar yang layak dan merata, peningkatan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan, serta penguatan ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan. (Dar)






