LOMBOK TENGAH – Kepala Kementerian Haji (Kemenhaj) Kabupaten Lombok Tengah, HL.Syamsul Hadi mengimbau calon jemaah haji untuk menjaga kesehatan selama proses pemberangkatan dan saat menjalankan ibadah di tanah suci Mekah.
Kepada wartawan, Senin (04/05/2026) menjelaskan, cuaca ekstrem di tanah Suci harus diantisipasi agar pelaksanaan ibadah haji dapat berjalan lancar.
Ia menjelaskan, kondisi cuaca panas di Tanah Suci yang diperkirakan mencapai 40 derajat Celsius menjadi faktor utama meningkatnya risiko kesehatan bagi jemaah.
Sebagai langkah antisipasi, calon jamaah haji diperbolehkan membawa obat-obatan. Yang mana jumlah maupun jenis obat yang akan dibawa harus sesuai persetujuan tim medis dari Kementerian Haji.
” Kalau bisa bawa obat secukupnya. Segala sesuatunya juga sudah disiapkan oleh tim medis kami,” jelasnya.
Begitu juta barang bawaan lain, jangan berlebihan. Barang yang dibawa dalam koper harus benar-benar yang dibutuhkan. Sesuai ketentuan, berat koper tidak boleh lebih dari 32 Kg.
Ia menambahkan, sejauh ini pemberangkatan haji di Lombok Tengah tidak ada kendala. Bahkan pihaknya menyebut bahwa pelaksanaan haji tahun ini jauh lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Semua itu tidak lepas dari pemerintah pusat khususnya presiden Prabowo yang menaruh perhatian begitu besar terhadap kenyamanan jahamaah haji.
” Perhatian pusat sangat luar biasa. Keamanan dan kenyamanan jamaah haji kita benar-benar diprioritaskan,” pungkasnya. (Dar)






