Safari Ramadhan, Pemkab Loteng Sambangi Masjid di 12 Kecamatan

oleh -10 Dilihat

LOMBOK TENGAH – Pemkab Lombok Tengah kembali menggelar Safari Ramadan 1447 Hijriah. Agenda tahunan ini tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi sebagai ruang silaturahmi sekaligus penyampaian program pembangunan daerah secara langsung kepada masyarakat.

Tahun ini, Safari Ramadan dibagi dalam dua tim besar. Tim pertama dipimpin Bupati Lalu Pathul Bahri, sedangkan tim kedua dipimpin Wakil Bupati M Nursiah. Keduanya dijadwalkan turun langsung menyambangi masjid di 12 kecamatan di Lombok Tengah.

Bupati Lalu Pathul Bahri mengatakan Safari Ramadan resmi dimulai Jumat (20/2). Ia menegaskan kegiatan itu menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat.

“Safari ini bukan rutinitas tahunan. Ini kesempatan bagi kami menyampaikan makna Ramadan sekaligus memaparkan capaian dan program pembangunan yang sudah dan sedang berjalan,” ujarnya.

Dalam setiap kunjungan, rangkaian kegiatan diawali dengan salat Isya dan Tarawih berjamaah. Kegiatan dilanjutkan sambutan pemerintah daerah serta penyerahan santunan kepada anak yatim. Santunan itu menjadi bagian dari komitmen sosial Pemkab Loteng untuk berbagi kebahagiaan dan memperkuat kepedulian selama bulan suci.

Pelaksanaan Safari Ramadan tahun ini juga hadir dengan konsep berbeda. Jika sebelumnya kegiatan lebih terpusat, kini lokasi ditentukan langsung oleh camat setempat agar pemerataan kunjungan dapat dirasakan hingga tingkat kecamatan.

Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkab Loteng turut dilibatkan mendampingi bupati dan wakil bupati. Kehadiran OPD diharapkan membuka ruang dialog langsung sehingga berbagai aspirasi maupun persoalan masyarakat dapat segera ditindaklanjuti.

“Kami ingin Safari Ramadan ini benar-benar menyentuh masyarakat. OPD kami libatkan agar bisa mendengar langsung kebutuhan dan masukan warga,” tambahnya.

Selain Safari Ramadan, Pemkab Loteng juga menggulirkan sejumlah program selama Ramadan. Di antaranya tadarus Alquran berjamaah di kantor pemerintahan, penguatan kegiatan keagamaan di masjid, hingga rencana penyelenggaraan Khazanah Ramadan yang melibatkan pelaku UMKM lokal.

Kegiatan Khazanah Ramadan itu dirancang sebagai ruang pemberdayaan ekonomi masyarakat agar tetap produktif dan memiliki peluang usaha selama bulan suci. Dengan rangkaian program itu, Ramadan diharapkan tidak hanya menjadi momentum spiritual, tetapi juga penguatan sosial dan ekonomi masyarakat Loteng.

Terpisah, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Loteng Lalu Herdan menambahkan, kegiatan Safari Ramadan digelar sejak 20 hingga 26 Februari. Kegiatan yang terbagi menjadi dua tim ini dipusatkan di masjid, tidak lagi di kantor camat seperti sebelumnya. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.